Minta izin dulu dengan Cikgu Dee, yaaa...:))

Showing posts with label Ohh Muridku.. Show all posts
Showing posts with label Ohh Muridku.. Show all posts

Friday, 5 October 2012

[Laa Tahzan Cikgu] Ekspresi Kasih Sayang tuk Cikgu (satu).

Irvan : Cikgu...cikgu...tau tak Fun Fair??
tanyanya serius,

Cikgu Dee : Hmm...iyaa tau...

Irvan : Saye teriiiiingiiin pegi sanee...ajak cikgu!
senyum khasnya menggantung indah,

Aku pun menahan tawa, dan akhirnya tersenyum lebar....sambil berucap...

Cikgu Dee : iyee kee...Irvan nak ajak Cikgu main ape? :))

Sept 2012
Semenanjung Malaysia

*****

Fun Fair kurang lebih seperti suasana pasar malam yg ada di tanah air, penuh permainan untuk anak-anak seusia Irvan yg masih TK. 
 
Bahagia begitu sederhana, bukan? Seperti anak (murid) ku yg senantiasa membuat 'kejutan-kejutan' indah! Subhanallah walhamdulillah.....:))

Laa Tahzan Cikgu-Anakku kena 'gantung' ??

Siang yg agak lenggang. Muridku Khan, datang mberi salam. Tak ada apa apa. Ia hanya ingin bmain drumahku bsama anak2. Usai bkemas, dan mulai berbincang dg nya. Sjurus pandanganku tertuju pd luka di dekat alis sbelah kiri matanya. Aku cukup thenyak.

Ia pun bercerita : 'saye kene gantung, cikgu kat sekolah'. Maknanya ia tidak blh masuk skolah menengah (SMP) selama 1 minggu. Allah yaa kariim. Inikah cr mghukum para pelajar yg bsalah?? Aku tgugu, mdengar uraian singkat kisahnya.

Hanya karena emosi yg luar biasa, ia membalas memukul kepala kawannya dg kayu, diawali kawannya lah yg telah menyepak Khan hingga ujung keningnya bdarah, tsungkur meja. Sbatas mana ia jujur bercerita, aku sgt bsedih. Krn Khan jg muridku.

Aku tau krg lebih latar belakang klgnya yg broken home. Kenakalannya bagiku adalah bentuk ia mcari phatiaan. Dan...'akhir tahun ini, mak nak hantar saye pegi duduk asrama' tuturnya. Khan.., cikgu tak miliki apapun selain ilmu dan doa yg tulus untukmu, kelak...jadilah anakku yg lebih tegar dan jgn jauh dari Tuhan dalam menjalani kehidupan mu yg msh sgt panjang, nak. Aamiin. DR, Oct 2012.

Laa Tahzan Cikgu- Amran, amanah dari 'langit'.

Tahukah, kawan... Tkadang Allah menutupi rasa susah hati,dan mgantinya dg sbuah amanah 'besar' untuk kita ambil hikmahnya. Sebut saja namanya Am. Kelas 4 SD. Wajahnya bak keturunan orang bangsawan, alias bersih dan tampan. Stiap kali hadir di kelasku mgajar, ia selalu bpenampilan rapih dg pakaian melayu serta songkoknya. Sekali dua kali, aku tak mghiraukannya. Cukup sibuk dg murid2 ku yg lain.

Meski dmikian aku myempatkan myapanya sesekali. Diapun cukup sopan mjawab. Aku suka mgusik dg ptanyaan ,'mgapa tak ikut blajar skali, Am? Cakaplah ke ibu..' yg dtanya hy mgelengkan kpalanya..'ibu tak nak..' pnah jg dia mjawab dmikian. Hingga, pjumpaan kami mjd lbh sering. Dan, ia datang hy untk mhantar kawannya yg blajar di tempat kami.

Sampailah pbincangan malam tadi, aku btanya serius pd Am. Tentang ayah-ibu nya, tentang semua.. Hingga,aku dbuatnya tsentak..ketika ia katakan, ibu hy suri rumah, tak de keje. Ayah..ayah saye tak tau kemana..wajah polosnya nampak biasa2 sj, bhkan ia lbh sering tsenyum jika dtanya. Dan, kawannya lah yg mjelaskan..bhwa Am sdh tak miliki ayah lagi. Ibu dan ayahnya sdh bercerai. Aku tdiam sesaat. Mghela nafas, dan spontan bkata padanya..nak, esok mulalah blajar dg cikgu! Tak payah fikir msalah yuran. Allah Maha Kaya, aku membatin.


Dan, senyum di wajah Am nampak spt bulan purnama. Cerah sekali. Subhanallah. Gantian aku yg menahan haru, akan amanah baru yg datangnya dari 'langit'. DR. oct 2012. semenanjung malaysia.

Laa Tahzan Cikgu- Me and make up, soo??

Sbenarnya, aku senantiasa mjaga penampilan agar tdk nampak kusam,apalagi pucat. Sedang, sejak gadis aku tlah bsahabt dg si anemia hg saat ini. Apatah lg stiap hari aku slalu mgajar dan bjumpa byk orang. Tiba tiba, kmarin petang Qis btanya 'cikgu..pakai lipstik ke..?!' ups, dlm hati aku jd btanya2 ,salahkah,nak?? Kemudian, sejam kemudian murid ku yg baru dtg spontan btanya 'cikgu,nak kemane hr ni!?? Mm,mdadak aku yg bingung..lanjt btanya, dan ia mjawab 'iyelah,cikgu nak kmana pakai make up'...tawapun bderai, oow..tnyata hanya memakai pelembap dan pmerah bibir sdhana, aku jd nampak sgt berbeda, hg byk mbuat ptanyaan dr anak2 muridku...@_@

Wednesday, 19 September 2012

Tak takut akan GELAP! :))

Kemarin malam, waktu menunjukkan pukul 09.30 malam, belum lama aku selesai berkemas ruangan tempat mengajar. Menyuruh kedua lelaki kecilku ke surau tuk sholat Isya berjamaah, dan mengajak kedua lelaki kecil lainnya segera ke tandas bersih-bersih, bersholawat dan akan segera pulas tertidur......namun, tiba-tiba...zzzleep!

Whuaaa, tutup lampu (baca=mati lampu) secara tiba-tiba!! @_@


*****

Hingga, keesokan harinya kujumpai wajah-wajah 'pelangi-ku'....
Berbagai macam cerita pun meluncur dari bibir-bibir mungil itu. Berkali-kali senyum dan tawa pun menghiasi wajahku. Aku turut gembira dan menikmati sajian khas cerita masing-masing!

Mungkin beginilah...cara Allah menghibur hatiku :)
Sudah beberapa hari ini, kesehatan kurang bersahabat baik denganku. Demam, pening dan seseme bergantian hingga batuk yang terakhir kurasai. Namun, hari ini luar biasa! Semua rasa sakitku cukup berkurang, aku benar-benar mendapat 'obat' dari anak-anak muridku.

Mimik wajah mereka yang sungguh ekspresi, tak mudah kulupakan. Ternyata, GELAP adalah sesuatu yang menyeronokan bagi mereka semua, meski ada rasa takut, cemas, namun berkumpul bersama keluarga masing-masing amat sangat menggembirakan! :)

Ahh...coba kalau kau dapat menikmati cara mereka bercerita tentang malam yang gelap! Syazwan, Farhan, Aris dan Aam...mempunyai cerita yang sama, meski tidak bersamaan. Mereka menikmati berpusing-pusing taman (daerah tempat kami tinggal) dengan sepeda motornya! Bahkan, sempat-sempatnya membuat uji nyali dengan mendekati Flat (rumah susun) yang nyaris tak berpenghuni lagi, ssssssssstttt....sebelah flat tersebut pun kuburan china!

Ada juga cerita dari Idham yang asyik menikmati main PS 2 hingga lampu menyala!? Oow...
ada juga Irvan yang bercerita lebih kepada manfaat, ia benar-benar tidak terganggu akan Gelap, sebab ibunya miliki lilin aromaterapi! Berbeda dengan Farhanah, yang sedia obat nyamuk bakar. Sehingga dapat berfungsi pula tuk mengusir serbuan nyamuk-nyamuk nakal, heehee....

Murid-murid perempuan tak kalah seru ceritanya, ada yang bercerita tidur didalam kereta dalam masa beberapa jam saja?? ada yang tidak memakail Touchlight karena tiada pelita (baca=lilin), dan akhirnya Syaqila muridku yang agak pendiam akhirnya ikut bercerita ketika hendak pulang, bahwa seluruh keluarganya tidur diruang tamu, wahh..samaan dengan Cikgu niih...:D


Yaa...yaa....terimakasih, Allahku....
Akan suguhan cerita dari mereka yang sangat menarik dan antusias. Aku tidak merasa 'sepi', bersama mereka aku adalah sang buku diary :)

Jika mengenang GELAP maka usahlah takut....
reasakan kelak kita jua akan masuki alam kubur yang Gelap Gulita (tergantung kepada amalan kita di dunia), dengan GELAP terekam suasana yang berbeda menjadi sangat special,bukan!? :)



D.Rahmajanti;81
Semenanjung Malaysia.









Saturday, 15 September 2012

Putri Chinese, Lin... :)

"Cikgu Dini, cikgu Dini....saye dah selesai..."
Begitulah sapaan Lin. Menjadi special adalah ...ia selalu memanggilku dengan namaku : Cikgu Dini, dalam hal apapun. Dan, aku merasa bahagia dibuatnya. :)

Lin, si putri china. Aku pun miliki pandangan khusus untuknya. Matanya yang kecil nan bulat, hidung tak begitu mancung, pipi gebu dan kulit yang sangat putih. Tahun depan ia sudah harus masuk Tadika 6 tahun. Alhamdulillah, selama satu bulan berinteraksi denganku, ada kemajuan. Ya, kemajuan yang sangat berarti bagiku. Di awal, aku masih sangat berhati-hati tuk mengajarinya mengeja huruf-huruf hijaiyah. Dahulu, ketika aku selalu mengulang bacaannya yang belum lancar, mendadak raut wajah yang semangat tiba-tiba melemah, tertunduk...dan air mata mulai menggantung di kedua pelupuk matanya. Aku jadi sedikit risau.

Hingga, hari-hari berikutnya pun demikian. Selepas, aku komunikasikan pada ibunya, Lin memang demikian, sedikit sensitif. Intinya, ia hanya mau membaca sekali, ahh Lin heehe..

Kini, wajah sendu itu berubah 180 derajat!
Setiap berjumpa, senyumnya sudah menggantung di wajah, aku pun membalas tuk tersenyum lebih manis lagi ...:))

Sapaan, cikgu dini pun semakin familiar di telingaku, tentunya diiringi dengan semangat membacanya pula...ahh Lin....anakku, Alhamdulillah :)


Dini Rahmajanti (Dee)
Semenanjung Malaysia.


Wednesday, 12 September 2012

Cerita tentang Hari Raye! ^_^

Ahay! lama tak bersua dengan anak-anak (didikku), membuatku rindu untuk menulis.
Sungguh, disinilah aku banyak menjumput kebahagiaan saat sedang suntuk bahkan letih seharian.
Seperti malam ini, kerinduanku terbayar, jariku sudah lama tak menari diatas keyboard, heehe...

*****

"mm..ape warna baju awak masa hari rayee...?"
di keheningan suasana belajar mengajar, tiba-tiba daun telingaku menguping
bisik-bisik suara Husna (yang masih tadika) di sebelah kananku, ia berbisik perlahan pada Iffah.
Kemudian, buyar sudah konsentrasiku, aku lebih fokus untuk mengajar, sedang perbincangan kedua muridku itu entah apa akhirnya, heehe....

Ada juga muridku yang lain, berseru seketika "Cikguu...kami nak ampow Raye!" :D

Yaa, mereka mencandai kami, dan menceriakan pertemuan kami, setelah lama tak berjumpa. Seperti Farhanah yang bertutur tentang uang raye nya yang sudah habis ia pakai tuk belikan bag baru. Ada juga kebahagiaan dari pasangan adik beradik Qis & Qairina yang seronok dapat berjumpa dan berfoto bersama Datuk K & istrinya datuk Siti Nurhaliza plus ampow spesial dari datuk Siti, wow! ^_^

Dan, kisah-kisah selama berhari raye dekat kampong halaman mereka masing-masing pun mulai menghiasi hari-hari ku selama Syawal ini, yaa...bersama anak-anak itu selalu menceriakan, bukan? ^_^


Cikgu Dee
Semenanjung Malaysia.


Saturday, 4 August 2012

Tentang Irvan & Nilai A untuknya! ^_^

Bismillah,

"Sekejap lagi nak raye, bile kita cuti , cikgu?"
Tanya Irvan ,murid ku yang masih duduk di Tadika.
Belum sempat menjawabnya, aku sempat tertawa kecil, memperhati caranya bertanya...
Budi bahasa nya yang halus, matanya yang bulat, semakin nampak bulat ketika menanyakan
sesuatu padaku  :)

Irvan selalu khas merayuku untuk memberikan Nilai A pada tulisan jawinya.
Aku selalu tersenyum dibuatnya, meski sedang sibuk mengajar sekalipun.
Ya, karena caranya itu...mendekatkan badannya ke arahku, sambil sedikit memaksa
dan berkata pelan..."Nak A, nak A ,cikgu..." ahaaha...Subhanallah....

Sungguh, Nak....
Nilai A adalah sebuah kesempurnaan. Tapi jika nilai A memberimu semangat, motivasi, jua kebahagiaan, maka...cikgu pun takkan ragu tuk menghadiahkan nilai A, untuk setiap usahamu! ^_^


@Rahmajanti'81
Semenanjung Malaysia.

Thursday, 26 July 2012

Tak nak jadi YATIM, cikgu...

“Orang-orang yang pengasih, akan dikasihi oleh Ar Rohman (Yang Maha Pengasih) Tabaaroka wa ta’ala. Kasihilah siapa yang ada dibumi niscaya engkau dikasihi oleh yang di langit.” [HR. Abu dawud, Tirmidzi dan lain-lain. As silsilatu shohihah : 925].

Petang semalam, mendadak kelas nampak heboh

Anak-anak muridku sibuk berceloteh.

Suara dan wajah sangar ku kalah dengan suara-suara tenor mereka.

Kelas tak boleh senyap.

Namun aku tetap fokus mengajar, hingga ...

 "Cikgu...kawan saya Atik tak punya Ayah...",tutur Irvan, muridku darjah tiga.

"Tadi ia  maju kedepan ketika cikgu kat sekolah memanggil anak-anak yang yatim .." masih dengan ceritanya. Sekejap aku mulai menyimak, serius.

"Hmm...rumahnya Atik dimana, Van..? tanyaku.

"Tak jauh dari sini, cikgu..", jawab Irvan.

"Kalau macem tu, ajaklah datang ke rumah cikgu, anak yatim tak yah bayar yuran...", kataku.

"Wahh...nak juga lah cikgu, macem itu!" seruu Danish, muridku yang lain dengan mata berbinar.

Aku tertawa kecil, kemudian seperti menyeringai dan bertanya dalam padanya...

"Kamu juga nak tak punya Ayah, Danish??!", mataku sedikit membulat, menatap wajahnya serius.

Akhirnya aku yang tertawa memandang wajah sayunya.

Sebentar, aku mulai menceritakan bagaimana rasanya menjadi anak yatim?

Aku katakan...bahwa cinta, kasih sayang dan kehadiran seorang Ayah takkan mampu
terbeli oleh apapun jua...meskipun ayah kita seorang yang garang sekalipun....

Sambil menahan sebak di hati. Mendadak suasana hening....
Ternyata, semua anak muridku memandang penuh takjub.
Sepertinya di pikiran mereka, terbayang wajah ayahnya masing-masing.

“Wahai Saib, perhatikanlah akhlak yang biasa kamu lakukan ketika kamu masih dalam kejahiliyahan, laksanakan pula ia dalam masa keislaman. Jamulah tamu, muliakanlah anak yatim, dan berbuat baiklah kepada tetangga.” 
[HR.Ahmad dan Abu Dawud, Shohih Abu Dawud, Al-Albani : 4836]


Tahukah kawan, setahun belakangan ini. Daerah tempat tinggal kami banyak yang menjadi anak yatim.
Di deret belakang rumah kami saja sudah ada dua orang. Padahal selama ini murid kami yang yatim hanya Idham & Ieffah, sepasang adik beradik yang yatim sejak duduk di darjah satu. "Mampukan kami duhai Allah, tuk menjadi pengasih para yatama di bumi-Mu ini, aamiin...."

Rosululloh Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :
 

“Aku dan orang-orang yang mengasuh/menyantuni anak yatim di Surga seperti ini”, Kemudian beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah seraya sedikit merenggangkannya. [HR. Bukhori].

@Cikgu dee'81
Semenanjung Malaysia.

Monday, 23 July 2012

Sebentar, sholatlah dulu, Nak...

Petang semalam, sebelum kami memulai kelas, aku bertanya pada satu persatu murid lelaki. Ternyata semuanya menjawab serentak : "Belum sholat Ashar, Cikgu..."

Dengan tegas, kuberitahukan mereka untuk segera menuju surau depan rumah kami, mengambil wudhu dan lakukan sholat Ashar EMPAT ROKAAT. Beberapa menit kemudian, kembali mereka masuki kelas. Aku lekas memujinya...."Nah, Danish dan Dany anak pandai...nak lakukan sholat Ashar."

Hingga, ditengah pelajaran kubertanya kembali pada Danish, berapa rakaat ia lakukan sholat Ashar?

"Lima rokaat...,cikgu!"

What's??

Kemudian, beberapa menit kami saling menguatkan pendapat, Danish bilang aku yang menyuruhnya sholat 5 rokaat, sedang aku merasa berkata 4 rokaat, hadeeuh...pening pisan!

*****

Mari, mengajarkan anak-anak kita untuk Sholat!

Dalam sebuah hadith, Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seorang anak telah mengenal kiri dan kanan, ajarlah dia bersembahyang“. Nabi Muhammad SAW menyuruh kita ajar anak solat sejak dari umur 7 tahun dan pukul kalau tidak solat bila umur 10 tahun.
Diriwayatkan daripada Amr bin Syu’aib, daripada ayahnya, daripada datuknya r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Perintahlah anak-anak kamu supaya mendirikan sembahyang ketika berusia tujuh tahun dan pukullah mereka kerana meninggalkan sembahyang ketika berumur sepuluh tahun dan asingkanlah tempat tidur di antara mereka (lelaki dan perempuan). (Hadis riwayat Abu Daud).
Pukul itu pula bukanlah untuk menyeksa, cuma sekadar untuk menggerunkan. Janganlah dipukul bahagian muka kerana muka adalah tempat penghormatan seseorang. Allah SWT mencipta sendiri muka Nabi Adam. Selain itu kita juga dilarang menjatuhkan airmuka orang lain.
Rasulullah s.a.w bersabda: Apabila salah seorang di antara kamu bertengkar dengan saudaranya maka hendaklah beliau menghindari dari memukul di bahagian muka
Dalam mendidik anak-anak, berlemah lembutlah, namun sediakan rotan di rumah (digantung) sekadar untuk mengertak kalau mereka malas beribadat. Dalam satu hadis lebih kurang maksudnya “ Tiada kebaikan/berkat rumah yang tiada rotan”

Asuhlah anak-anak kita seperti kata pepatah “melentur buluh biarlah dari rebungnya” supaya akhlak anak jadi baik. Ini kerana “kuah tidak semestinya tumpah ke nasi”. Ada orang jahil yang lahir dari rumah ulama dan ada juga ulama yang lahir dari rumah orang jahil. 

sumber :  http://nasbunnuraini.wordpress.com/2009/02/19/ajar-anak-sembahyang/

*****

Ya, sebagian murid kami memang ada yang tak bersekolah agama. Dan, lebih memberatkannya lagi jika dirumah mereka langsung tak pernah melihat bahkan tak pernah disuruh tuk melakukan sholat  lima waktu. Sungguh menyedihkan, dan amanah untukku bertambah. Karena sebagian orangtua hanya sibuk menyuruh anak-anaknya berpuasa, serta membiarkan mereka 'lalai' dalam sholatnya.

"Saya tak pernah sekalipun pergi kat surau, cikgu...Saya juga tak pernah lihat emak bapak saya sholat kat umah....", hmm...begitulah penuturan polos  anak muridku Nadia (darjah 2). :'(


~Cikgu Dee'81
Semenanjung Malaysia.

Wednesday, 18 July 2012

Hari Budi Bahasa!

"Cikgu, cikgu..hari ni saya sukaa sekali, kat sekolah kita orang tadi makan nasi Ayam dengan Air Ribena, Free!"

Celoteh Qistina 'bernyanyi" ditelingaku. Ia tahu sekali aku masih mengajar, tetapi tetap terus berceloteh! :D

Qis adalah panggilan akrab ku padanya. Usianya baru  9 tahun, cantik, dan paling pandai bergaya  kalo ada sesi foto-foto! Qis juga  anak paling manja dan paling bisa mengambil hatiku.

Darinya, aku baru mengetahui, ternyata ada  juga Hari Budi Bahasa!?
Dia kate...berhubung hari Budi Bahasa, dia memborong pin/bros bergambar Mr.Smile hingga 5 buah.
Harganya sangat murah, hanya 50 cen sahaja.

"Cikgu, nak tak?!" tanya Qistina padaku.

Aku langsung mengiyakan sambil tersenyum manis.

~Dini Rahmajanti (Dee)~
Semenanjung Malaysia. July 2012.

NB:  Budi Bahasa = perilaku terpuji. ( sapa, salam, senyum...)

Monday, 16 July 2012

PEPERIKSAAN!

Waktu yg tersisa malam ini, teringin tuliskan tentang kisah semalam, hari-hari ku bersama rona wajah ceria anak-anakku (murid) yang selalu menghadirkan warna indah pelangi, kala mendung menggelayut di sudut hati.

Ya, hari yang dinamis, minggu-nya EXAM, soo.. setiap perjumpaan akan ku sapa mereka dengan kalimat :" Bagaimana ujian hari ini?? Senang ke? atau....??" Masing-masing akan berkisah tentang 'hari' nya, ada yang langsung menjawab dengan wajah polosnya : "Senangg jee, Cik Gu!". Semua soalan boleh saya jawab.

Pun, ada yang masih harus berfikir ketika kubertanya demikian, hingga keluar kata :
"Bahasa Arab jee yang saya tak paham!"

Sedang, dihari berikutnya, wajah-wajah 'pelangi' itu hadir kembali, tentunya dengan beragam cerita menarik, hingga terdengar kasak kusuk di belakang, ternyata mereka mempertanyakan erti dari Surah Al Fatihah. Semua terdengar komplen, karena Cik Gu di Sekolah Agama mereka tak sempat menjelaskan dan mereka menjadi gagap dalam menjawab soalan, heehe... lucunya melihat wajah-wajah itu merasa kecewa, dan bercerita!

Dihari yang lain, pada suasana pagi, muridku yang lain, dengan santainya menjawab : "Saya bantai semua, Cik Gu!"
Hah? Bantai? :D Wah, ternyata macam-macam cara mereka menghadapi berbagai soalan ujian itu. Ada yang seriuss, santaii, bahkan sangat cuek! ^_^

Ohh, anak-anak ku..seandainya kalian tahu tentang keutamaan mencari ILMU.

Tentang bagaimana derajat orang-orang yg berilmu disisi dan dalam pandangan Allah?!

Aku kembali tersenyum mengenang kebersamaan mereka selama seminggu 'Demam Ujian' ini.

Sungguh, ujian dalam dalam kehidupan ini pun lebih besar lagi, derajat Taqwa hanya akan didapat setelah kita diuji, tinggal bagaimana kita mempersiapkan bekal (ILMU) tuk menghadapi segala 'benturan-benturan' kehidupan (UJIAN).
Maka, Kita diajak untuk saling berkompetisi, yakni dengan Fastabikhul Khoirot (Berlomba-lomba di dalam kebaikan), tentunya dengan semangat Man Jada Wa Jadda, dan Ahsanu 'Amala (sebaik-baiknya amal).wallahu'allam






Subhanallah...
Esok pagi, kan kujumpai wajah-wajah 'pelangi' itu, wajah-wajah pengobat hati-ku..InsyaAllah

~Cikgu Dee~
Semenanjung Malaysia
March 2012

Friday, 29 June 2012

My Super Junior! ^_^

Siapa mereka yang kukatakan Super Junior?

Yaa, ya...tentunya mereka yang tergolong dalam kumpulan yang imut-imut, lugu ,lincah sangat, dan  unpredictable! hmm...

Saat ini aku mencoba menghadirkan wajah-wajah itu kedalam tulisan ini, mencoba lebih mengenal dekat karakter mereka one by one, agar esok aku dapat mencari potensi-potensi ataupun bakat yang ada di diri mereka.

1. Annisa yang  bijak.
 Meski baru berumur 5 tahun, Nisa tergolong dewasa. Gadis kecilku ini likee much Red  colour!! look at! tudung  beserta baju kurungnya, jam tangannya, hingga bagnya itu...heehee...

2. Dany yang murah senyum.
Mengajar Dany kadang selalu bikin jengkel bin penat, heehe..ada saja polahnya, seperti duduk dengan kaki satunya diangkat ke  kursi...seringkali aku kehilangannya, mengejar pandangan matanya. Meski  demikian, dia tak pernah kehabisan senyum yang membuat aku selalu beernergi tuk semangat mengajar pabila memandangnya..olalaa!

3. Irvan yang gagah.
Gagah? heehe..entah harus kubilang bagaimana, sebab aku melihat dari gaya bicaranya yang sungguh memesona, bak seorang pemuda dewasa,ahaaha...I think it's only my imagination!? kadang geram juga  kalau sudah ada kawan yang seumurnya pasti ia yang paling banyak berceloteh. :D

4. Si super imut, Shofiyaa!
Yup, you must agree with me, jika  melihatnya secara langsung! Gadis kecilku ini berbadan sebesar anak usia 3 tahun, neneknya kata...ia terlahir premature. But, dengarkan cara ia melantunkan A Ba Ta Tsa!?
Semangaatt sekali, kulitnya yang putih makin membuatnya bertambah comel! :)

5. Ezany Oooh Ezany...
Hm...aku masih belum bisa menemukan cara yang tepat tuk mengajarnya?? yang super aktif dan tak bisa fokus. But, setiap program tambahan aku upayakan agar ia semangat untuk belajar,  tentunya semua menuntut  energi dan cara kreativitasku untuk mengajar. Ezany sangat manja, wajar ianya. Ayah Ibu yg bekerja sebagai penoreh getah, hingga terpaksa menitipkan Ezany pada sang nenek.


~Cikgu Dee'81

Friday, 27 April 2012

Celoteh si Alif kecil ...

 CINTA adalah... Sebening pancaran wajah Alif kecil (yatim,3thn) yg senyum2 sndiri didepanku, kala ku sibuk mengajar, ia hanya ingin menarik phatiaan...dan berteriaak :

"Cikguu..cikgu..Alif pakai baju baru..Una (nenek) belikan..!"

*duuh, anakku...^_^

a little notes in March 2012